Mutiara Pagi: Jangan Pernah Kehilangan Harapan kepada Allah. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)
nataragung.id - Pemanggilan - Ada masa ketika hidup terasa begitu sempit. Masalah datang silih berganti, doa-doa seakan belum menemukan jawaban, sementara jalan keluar yang kita tunggu tak kunjung terlihat. Kita sudah berusaha, sudah bersabar, bahkan mungkin berkali-kali menguatkan diri sendiri. Namun, jauh di dalam hati, ada lelah yang tak mudah diceritakan kepada siapa pun.
Jika saat ini engkau sedang berada di titik itu, jangan buru-buru kehilangan harapan kepada Allah.
Ingatlah, Allah mengetahui apa yang tidak sanggup engkau ungkapkan dengan kata-kata. Dia mengetahui kegelisahan yang engkau sembunyikan di balik senyuman, air mata yang jatuh ketika tak seorang pun melihat, dan doa-doa lirih yang engkau panjatkan di tengah malam. Tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.
Boleh jadi, pertolongan yang engkau harapkan belum datang bukan karena Allah tidak mendengar doamu. Bisa jadi, ada sesuatu yang sedang Allah persiapkan, ada jalan yang sedang Dia bukakan, atau ada hikmah yang belum mampu engkau pahami hari ini.
Kita sering menginginkan semuanya terjadi sesuai dengan waktu dan keinginan kita. Ketika kenyataan berjalan berbeda, hati pun mulai gelisah. Padahal, tidak semua yang kita inginkan adalah yang terbaik bagi kita. Terkadang, sesuatu yang kita anggap baik justru membawa keburukan, sedangkan sesuatu yang kita tangisi hari ini ternyata menjadi jalan menuju kebaikan di kemudian hari.
Karena itu, tetaplah berbaik sangka kepada Allah. Bukan berarti kita hanya duduk menunggu keajaiban datang, melainkan terus berusaha sambil menjaga keyakinan bahwa Allah tidak pernah kehilangan kuasa untuk mengubah keadaan.
Jika hari ini pintu-pintu terasa tertutup, ketuklah kembali dengan doa dan ikhtiar. Jika langkahmu terasa berat, berjalanlah perlahan. Dan jika air matamu belum juga berhenti, menangislah di hadapan Allah. Tidak perlu berpura-pura kuat di hadapan-Nya. Ceritakan semua yang membebani hatimu, sebab kepada-Nyalah kita kembali dan hanya kepada-Nya kita menggantungkan harapan.
Jangan mengira penantianmu sia-sia hanya karena hasilnya belum terlihat. Ada hal-hal indah yang memang tidak datang secepat yang kita inginkan. Ada doa yang jawabannya harus kita tunggu, ada jalan yang baru terbuka setelah kita melewati masa sulit, dan ada takdir yang keindahannya baru kita pahami setelah semuanya berlalu.
Maka, selama Allah masih memberi kita kesempatan untuk berdoa dan berusaha, jangan biarkan keputusasaan menguasai hati.
Siapa tahu, di balik kesulitan yang sedang engkau hadapi, Allah sedang menyiapkan sesuatu yang kelak membuatmu berkata, “Alhamdulillah, ternyata apa yang Allah tetapkan jauh lebih baik daripada apa yang dahulu aku inginkan.” (*/272)
WaAllahu A'lam
_____
✒️ H. Komiruddin Imron, Lc
☀️ Shobahul Khair
📚 Mutiara Pagi
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Komentar