Sosok Muhammad Mi'un Yang Istiqomah Mengikuti Kajian Fiqih di Masjid Al-Istiqomah
nataragung.id - Mandah - diantara puluhan bahkan ratusan jama'ah yang mengikuti Kajian Fiqih asuhan Al-Habib Ahmad Ghozali Assegaf setiap hari Selasa malam Rabu usai shalat Maghrib hingga menjelang shalat Isya, di Masjid Al-Istiqomah dusun Mandah Induk, Desa Mandah, Natar, Lampung Selatan, terdapat satu orang sosok yang tidak pernah absen dalam mengikuti kajian fiqih tersebut. Sosok itu adalah Muhammad Mi'un.
Pria berusia hampir 60 tahun ini selalu aktif hadir berbaur bersama jama'ah lainnya. Dirinya mengakui bahwa kajian fiqih yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali ini banyak pengetahuan yang di dapat. "Jujur saya akui bahwa selama ini saya kurang mendalami dan kurang memahami tentang Islam," ucap Mad Mi'un panggilan akrabnya kepada nataragung.id usai kajian fiqih berakhir.

Dirinya mengakui bahwa dengan adanya kajian fiqih ini, ia banyak faham tentang dasar-dasar ilmu fiqih untuk diterapkan dalam amaliah sehari-hari.
Dirinya mencontohkan terkait saat khatib shalat Jum'at sudah mulai khutbah, awalnya ia kurang faham apakah jika ada jama'ah yang shalat 2 raka'at di perbolehkan atau tidak. Dari penjelasan Al-Habib Ahmad Ghozali, bahwa shalat 2 raka'at di perbolehkan dengan catatan shalat tersebut niatnya adalah shalat tahiyatul masjid dan dilaksanakan jangan berhadapan dengan khatib serta sholatnya sebaiknya di percepat, agar tidak mengganggu jama'ah lainnya.
Kemudian begitu juga ketika ada yang berwudhu di dalam kamar mandi, boleh dia membaca niat tapi sebaiknya di dalam hati jangan dibaca agak kuat seperti saat wudhu di tempat umumnya jama'ah mengambil wudhu
"Sayang kalau kajian yang dilakukan sebulan sekali ini saya lewatkan," ucap Muhammad Mi'un dengan penuh semangat.
Dirinya berharap, Kajian Fiqih di Masjid Al-Istiqomah ini bisa berlanjut secara kontinu dan jama'ah yang hadir dari bulan ke bulan semakin bertambah. "Manfaatnya banyak sekali, silaturahmi antar warga bisa terus terjalin dan ilmu kita dapatkan pula," pungkas Muhammad Mi'un mengakhiri percakapannya, karena akan mengikuti rapat ta'mir masjid untuk membahas pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW. (SMh)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Komentar