Masa Pembinaan Jadi Ruang Menata Diri, Gubernur Bengkulu Motivasi Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kalianda

LAMPUNG SELATAN 11 Aug 2026 20:06 Admin NA
Masa Pembinaan Jadi Ruang Menata Diri, Gubernur Bengkulu Motivasi Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kalianda

nataragung.id - Kalianda - Masa pembinaan bukan semata tentang menjalani hukuman, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menyiapkan langkah baru sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Pesan itu mengemuka saat Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memberikan tausiah dan motivasi kepada warga binaan di Masjid At-Taubah, Lapas Kelas IIA Kalianda, Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, Selasa (11/8/2026).

Dalam kunjungan pembinaan dan silaturahmi tersebut, Helmi Hasan mengajak warga binaan untuk tetap sabar, ikhlas, dan istiqomah menjalani setiap tahapan pembinaan. Penguatan mental dan spiritual dinilai penting agar warga binaan mampu menjadikan masa pembinaan sebagai bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berkaitan dengan kedisiplinan, tetapi juga menyentuh aspek mental, moral, dan keagamaan. Bekal tersebut diharapkan dapat membantu warga binaan ketika menyelesaikan masa pembinaan dan kembali beradaptasi di lingkungan masyarakat.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Anggota DPRD Provinsi Lampung M. Hazizi, Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Bella Jayanti, Anggota DPRD Lampung Selatan Agus Sartono, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Ustaz Derry Sulaiman, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.


Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda Beni Nurrahman menyampaikan, program pembinaan keagamaan terus menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan mental warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Menurutnya, berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan lapas diarahkan untuk membantu warga binaan menjalani proses pembinaan dengan kesadaran, keikhlasan, dan keteguhan hati.

“Teman-teman warga binaan ini sudah siap, sudah ikhlas, sudah istiqomah menerima apa-apa yang menjadi cobaan,” ujar Beni.

Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pembinaan. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat dengan sikap yang lebih baik dan kesiapan mental yang lebih kuat.

Kehadiran tokoh pemerintahan dan pemuka agama dalam kegiatan tersebut turut memberikan ruang bagi warga binaan untuk mendapatkan motivasi sekaligus penguatan spiritual. Silaturahmi dan tausiah menjadi sarana untuk menumbuhkan optimisme bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah dan doa bersama warga binaan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Kalianda. (mara-kmf)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

9 + 4 = ?
Berita Terkait