Apel Senin Jadi Momentum, ASN Lampung Selatan Diminta Percepat Kerja dan Perluas Gerakan HELAU

LAMPUNG SELATAN 10 Aug 2026 08:12 Admin NA
Apel Senin Jadi Momentum, ASN Lampung Selatan Diminta Percepat Kerja dan Perluas Gerakan HELAU

Lnataragung.id - Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengubah orientasi kerja dari sekedar mencapai banyaknya program menjadi memastikan setiap program memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Pemkab Lampung Selatan, Anasrullah, mewakili Bupati Lampung Selatan dalam apel mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (10/8/2026).

Apel tersebut diikuti seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, PNS, PPPK, hingga jajaran Perumda Air Minum Tirta Jasa (Perseroda).

Dalam amanat Bupati Lampung Selatan yang dibaca Anasrullah, seluruh perangkat daerah diminta terus meningkatkan kinerja sekaligus mempercepat pelaksanaan pembangunan agar program pemerintah tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kita harus mulai melihat pekerjaan bukan hanya dari berapa banyak program yang kita laksanakan, tapi dari seberapa besar manfaat dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat,” ujar Anasrullah.

Ia menegaskan, program yang baik bukan semata-mata program yang berhasil dilaksanakan, melainkan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat.

Oleh karena itu, seluruh kepala perangkat daerah diminta melakukan evaluasi secara berkala, memperkuat koordinasi, serta mencari langkah-langkah yang lebih efektif agar setiap program dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata.

Menurutnya, orientasi terhadap hasil dan manfaat tersebut juga perlu diperkuat melalui Program HELAU yang merupakan akronim dari Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul.

“HELAU tidak boleh berhenti sebagai kegiatan atau slogan. HELAU harus menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan, mulai dari lingkungan pemerintah, kecamatan, kelurahan, hingga ke tingkat desa,” kata Anasrullah.

Ia mengatakan, nilai Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul harus dapat terlihat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, semangat HELAU tidak seharusnya hanya muncul ketika terdapat kegiatan maupun penilaian, tetapi menjadi kebiasaan bersama dalam menjaga lingkungan, membangun kepedulian, memperkuat gotong royong, serta menciptakan kawasan yang nyaman.

Untuk itu, setiap perangkat daerah diharapkan mengambil peran dalam mendorong penerapan semangat HELAU hingga ke tingkat desa. Kolaborasi lintas perangkat daerah dan interaksi masyarakat yang dinilai menjadi kunci agar gerakan tersebut dapat memberikan hasil yang lebih luas.

“Kalau HELAU hanya berhenti di lingkungan pemerintah kabupaten, maka hasilnya tidak akan maksimal. Kita ingin HELAU menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.

Melalui arahan tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan diharapkan semakin memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil, mempercepat pelayanan dan pembangunan, serta memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah memiliki manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat. (mara-kmf)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

3 + 3 = ?
Berita Terkait