Wakil Bupati dan Ketua TP-PKK Pesawaran: Pemuda dan Perempuan Kunci Wujudkan Pesawaran Menuju Indonesia Emas 2045
nataragung.id - Pesawaran - Pemerintah Kabupaten Pesawaran menegaskan komitmennya untuk menjadikan pemuda dan perempuan sebagai mitra utama pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pesawaran dan Ketua TP-PKK Pesawaran Cindy Aria dalam Diskusi Publik "Ruang Pemuda Pesawaran: Pesawaran Berdiskusi, Saatnya Pemuda Peduli" yang digelar Rembuk Pemuda Lampung di Namu In Cafe, Sabtu (12/9/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesawaran menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Pesawaran ke depan.
“Anak-anak muda Pesawaran harus menjadi pemain dalam pembangunan Pesawaran, bukan hanya menjadi penonton. Pemuda harus menjadi subjek pembangunan yang memiliki gagasan, kreativitas, dan keberanian untuk mengambil peran dalam memajukan daerah,” tegas Wabup.
Ia mengajak pemuda untuk tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang. Menurutnya, Kabupaten Pesawaran memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi sumber kemandirian pemuda.

“Pemuda jangan hanya sibuk mencari pekerjaan, tetapi harus mampu menciptakan peluang. Banyak potensi yang dimiliki Pesawaran, mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, pertanian, hingga berbagai potensi lokal lainnya yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda,” katanya.
Lebih lanjut, Wabup mengingatkan pentingnya karakter dalam menghadapi tantangan zaman.
“Untuk menjadi maju, seorang pemuda harus memiliki integritas yang tinggi, tanggung jawab, kejujuran, serta semangat pantang menyerah. Karakter tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” jelasnya.
Pemerintah daerah, kata Wabup, membutuhkan pemuda sebagai mitra strategis.
“Pemuda Pesawaran harus menjadi mitra pemerintah daerah dalam membangun Pesawaran. Kritik tentu diperlukan sebagai bentuk kepedulian, tetapi kritik harus disertai dengan masukan dan solusi agar dapat menjadi energi positif bagi kemajuan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Pesawaran Cindy Aria menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dan pemuda dalam pembangunan. Ia menyebut keduanya adalah kekuatan besar yang dapat membawa perubahan nyata.
“Pemuda bukan hanya penerima masa depan, tetapi pemilik masa depan daerah. Karena itu, penting bagi kita untuk mendengar cerita, gagasan, dan harapan anak muda dalam membangun daerah,” ujar Cindy.
Ia menjelaskan bahwa peran perempuan dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter generasi.
“Ketika kita berbicara tentang perempuan, sebenarnya kita sedang berbicara tentang masa depan keluarga dan generasi berikutnya. Dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi yang memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Cindy juga mendorong pemuda untuk tidak takut bermimpi besar dan terus berinovasi, meskipun berasal dari daerah.
“Membangun daerah tidak harus menunggu menjadi pejabat. Ketika pemuda menciptakan usaha, membuat kegiatan sosial, membangun komunitas, menghasilkan karya positif, atau memperkenalkan daerah melalui kreativitasnya, itu semua merupakan bentuk pembangunan,” tuturnya.
Di akhir penyampaian, ia mengajak seluruh elemen untuk berjalan bersama.
“Daerah ini bukan milik satu kelompok, tetapi milik kita semua. Karena itu, mari saling menguatkan. Perempuan berdaya, pemuda bergerak, keluarga kuat, dan daerah maju dapat dimulai dari langkah kecil yang kita lakukan hari ini,” pungkasnya.
Diskusi publik yang diinisiasi Rembuk Pemuda Lampung ini merupakan bagian dari upaya percepatan peran pemuda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Melalui forum ini diharapkan lahir kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan generasi muda untuk membangun Kabupaten Pesawaran yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing. (Diah)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Komentar