Pemkab Lampung Selatan Sepakati Pembiayaan Rp100 Miliar dari PT SMI, 50 Kilometer Jalan Strategis Jadi Prioritas

JAKARTA 14 Sep 2026 11:55 Admin NA 42 kali dibaca
Pemkab Lampung Selatan Sepakati Pembiayaan Rp100 Miliar dari PT SMI, 50 Kilometer Jalan Strategis Jadi Prioritas

nataragung.id - Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengamankan pembiayaan senilai Rp100 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI untuk mendukung penanganan sekitar 50 kilometer jalan strategis di daerah tersebut.

Pembiayaan itu akan digunakan untuk mendukung rekonstruksi dan peningkatan 20 ruas jalan prioritas, sebagai bagian dari upaya Pemkab Lampung Selatan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi dan pelayanan publik masyarakat.

Kesepakatan pembiayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pinjaman Daerah antara Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Direktur PT SMI Faris Pranawa di Aula PT SMI, Gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Penandatanganan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan Tri Umaryani, serta jajaran terkait.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengatakan, dukungan PT SMI menjadi bagian penting dalam mempercepat peningkatan infrastruktur jalan yang masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Menurut Egi, posisi Lampung Selatan yang strategis dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang tinggi membutuhkan dukungan konektivitas yang semakin baik.

“Aksesibilitas adalah urat nadi konektivitas. Ketika jalan terbuka dan terhubung, maka peluang ekonomi, pelayanan publik, pendidikan hingga aktivitas sosial masyarakat juga ikut bergerak,” ujar Egi.

Ia berharap peningkatan 20 ruas jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses menuju sentra produksi, serta mendukung kawasan-kawasan yang memiliki potensi ekonomi.

“Konektivitas antarwilayah akan menjadi urat nadi perekonomian Lampung Selatan. Infrastruktur jalan yang semakin baik juga akan mendukung kegiatan masyarakat, mulai dari aktivitas ekonomi, sosial hingga pendidikan,” katanya.


Egi juga menekankan agar pembangunan dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu. Menurutnya, infrastruktur yang dibangun harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Saya berharap kualitas pekerjaan harus bagus, sesuai kriteria dan spesifikasi, serta diselesaikan tepat waktu. Infrastruktur yang dibangun harus benar-benar dapat difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PT SMI Faris Pranawa mengatakan, penanganan sekitar 50 kilometer jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lampung Selatan.

“Dengan total penanganan sekitar 50 kilometer, kami berharap pembiayaan ini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, serta mendukung akses menuju sentra produksi, fasilitas pelayanan publik dan kawasan ekonomi potensial,” ujar Faris.

Faris menyebut, program tersebut diproyeksikan meningkatkan tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Lampung Selatan dari sekitar 63 persen menjadi 67 persen.

Peningkatan kualitas jalan juga diperkirakan menghasilkan efisiensi biaya operasional kendaraan lebih dari Rp40 miliar per tahun.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada dukungan pembiayaan, tetapi juga pada kolaborasi antara pemerintah daerah, PT SMI dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami percaya keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi. Sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pihak menjadi kunci agar pembangunan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Faris. (mara-kmf)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

6 + 5 = ?
Berita Terkait