Wabup Lampung Selatan Turun Touring Vespa Sarungan, Wakil Ketua TP-PKK Rheny Apriyani Ikut Geber Vespa Sendiri

LAMPUNG SELATAN • 22 Oct 2026 19:40 • Redaksi NATARAGUNG.ID • 11 kali dibaca
Wabup Lampung Selatan Turun Touring Vespa Sarungan, Wakil Ketua TP-PKK Rheny Apriyani Ikut Geber Vespa Sendiri

nataragung.id - Candipuro - Deru mesin Vespa berpadu dengan lantunan sholawat dalam Touring Religi Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Lampung Selatan.

Melalui kegiatan ini, komunitas Vespa Lampung tidak hanya menyampaikan hobi otomotif, tetapi juga mempererat persaudaraan, meneladani perjuangan ulama, dan menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang dimulai dari Pondok Pesantren Al-Hamid, Desa Cintamulya, Kecamatan Candipuro, Rabu (21/10/2026), diikuti Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan, Dandim 0421/LS Letkol Kav. Moch. Nuril Ambiyah, serta anggota Komunitas Vespa Lampung.

Menariknya, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Rheny Apriyani, ikut mengikuti touring religi tersebut dengan mengendarai Vespa sendiri.

Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah ziarah ke makam Almaghfurlah KH. Imam Bukhori, ulama yang berjasa merintis dan mengembangkan pendidikan Islam di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya di Kecamatan Candipuro.


Ziarah tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan ulama tidak berhenti pada masa hidupnya. Ilmu yang diwariskan, lembaga pendidikan yang dibangun, serta generasi yang meneruskan pengabdian menjadi bagian dari jejak perjalanan yang terus memberi manfaat bagi masyarakat.

Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar mengatakan, Touring Religi Hari Santri Nasional merupakan kegiatan positif yang menekankan kecintaan terhadap otomotif dengan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan sekadar perjalanan bersama, melainkan juga ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, dan mengenang jasa para ulama yang telah berjasa besar terhadap perkembangan pendidikan Islam.

“Semangat perjuangan para ulama harus terus hidup melalui generasi penerus yang menjaga ilmu, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Syaiful menambahkan, peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi momentum mengenang peran ulama dan santri dalam sejarah bangsa, tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga keimanan, kedisiplinan, akhlak mulia, serta kecintaan terhadap tanah air di tengah perkembangan zaman.

“Kami berharap pondok pesantren terus menjadi tempat lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.


Apresiasi juga disampaikan kepada Komunitas Vespa Lampung yang menjadikan hobi otomotif sebagai sarana membangun kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Syaiful, kekuatan sebuah komunitas tidak hanya terlihat dari kekompakan anggotanya, tetapi juga dari kontribusi nyata yang diberikan kepada lingkungan sekitar.

“Komunitas yang hebat bukan hanya yang solid di jalan, tetapi juga yang mampu memberikan manfaat bagi,” pesan masyarakat.

Melalui Touring Religi Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Lampung Selatan berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan keteladanan para ulama semakin mengakar di tengah masyarakat.

Dengan demikian, peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk menjaga nilai-nilai keagamaan dan memperkuat karakter generasi penerus. (mara-kmf)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

6 + 7 = ?
Berita Terkait