TP. PKK Provinsi Lampung Dorong Desa TAPIS Jadi Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Keluarga
Tulang Bawang Barat — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mencanangkan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Jum'at (18/9/2026).
Pencanangan tersebut menjadi bagian dari pembinaan TP PKK Provinsi Lampung yang berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Batin Wulan sapaan akrab Purnama Wulan Sari Mirza, mengatakan, Program Desa TAPIS merupakan wujud komitmen TP PKK Provinsi Lampung dalam memperkuat peran keluarga melalui pembinaan berkelanjutan dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
"Desa TAPIS ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesehatan dan pendidikan keluarga, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendorong tumbuhnya ekonomi keluarga yang mandiri," ujarnya.
Batin Wulan menjelaskan, pembinaan di Tiyuh Marga Kencana diarahkan untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan keluarga.
Tiyuh Marga Kencana dipilih sebagai lokasi pencanangan karena memiliki sejumlah potensi dan kegiatan pemberdayaan masyarakat, antara lain pemanfaatan pekarangan melalui program Hatinya PKK, kelompok wanita tani (KWT), pelayanan Posyandu, Sekolah Lansia Sehat Lestari, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Mal Pelayanan Publik Mini, serta pembinaan keluarga dan literasi anak.
Dalam pembinaan desa tapis, TP PKK Provinsi Lampung melalui Pokja II memberikan pelatihan pengemasan produk kepada pelaku UMKM. Pelatihan ditujukan untuk meningkatkan kualitas kemasan sehingga produk memiliki nilai jual dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Pokja IV memberikan pelatihan Desa Tangguh dan Tanggap Bencana dengan melibatkan kader PKK, Linmas, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Materi tidak hanya berkaitan dengan penanggulangan bencana, tetapi juga mencakup kesehatan, keamanan lingkungan, dan kesiapsiagaan masyarakat.
Lebih lanjut, Batin Wulan juga mengapresiasi kegiatan budidaya ikan lele dengan sistem kolam bioflok yang dikembangkan masyarakat setempat. Selain itu, warga memanfaatkan pekarangan dan lahan sekitar untuk beternak bebek dan kambing.
"Ini merupakan salah satu ikhtiar masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan di Tiyuh Marga Kencana. Mudah-mudahan hasil panen dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat," ujarnya.
Di bidang ketahanan pangan, Batin Wulan juga mendorong KWT untuk terus memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai tanaman kebutuhan pokok.
Batin Wulan meminta kader PKK di semua tingkatan untuk terus melakukan pembinaan kepada keluarga agar pemanfaatan pekarangan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
"Jangan hanya melakukan pencanangan dan pembinaan, tetapi harus ada hasilnya. Kegiatan ini harus terus berjalan dan dimonitor," jelasnya.
Batin Wulan menegaskan, keberhasilan Program Desa TAPIS membutuhkan kolaborasi antara kader PKK, pemerintah daerah, perangkat daerah, lembaga, organisasi, dan masyarakat.
"Yang menjadi motor penggeraknya adalah ibu-ibu kader PKK. Karena itu, dukungan, kerja sama, inisiatif, dan konsistensi harus terus dijaga agar program ini bergerak dan memberikan hasil bagi masyarakat," ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sejumlah bantuan turut disalurkan untuk mendukung kegiatan masyarakat.
TP PKK Provinsi Lampung memberikan 100 bibit cabai, dua oven masak, serta hibah Al-Qur'an untuk masjid, peralatan audio untuk lansia, dan peralatan olahraga untuk karang taruna.
Bantuan juga diberikan melalui sejumlah perangkat daerah dan lembaga, antara lain 150 paket 150 paket biskuit susu untuk anak-anak, buku cerita rakyat Lampung, dua kursi roda dan dua alat bantu dengar, lima jamban sehat, Peralatan olahraga, serta paket sembako bagi keluarga berisiko stunting. Baznas turut memberikan bantuan sembako dan beasiswa Hafiz Al-Qur'a2n. (Pemerintah Provinsi Lampung).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Komentar