Tinjau Progres Program BSPS di Natar, Mukhlis Basri Pastikan Bedah Rumah bagi Warga Berjalan Sesuai Target
nataragung.id, Natar – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. H. Mukhlis Basri, meninjau langsung progres pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah di Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (13/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan rumah warga penerima manfaat sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan rencana. Dalam kesempatan itu, Mukhlis Basri juga berdialog dengan masyarakat guna mendengarkan pengalaman, tanggapan, serta harapan warga yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah melalui program BSPS.
Program BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga yang menempati rumah tidak layak huni. Melalui program ini, masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga.
Di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, terdapat sebanyak 61 rumah yang mendapatkan program BSPS melalui aspirasi yang dikawal oleh Mukhlis Basri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 rumah berada di Desa Banjar Negeri.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, progres pembangunan rumah penerima manfaat di Desa Banjar Negeri telah mencapai sekitar 80 persen. Dengan perkembangan tersebut, proses pengerjaan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih 10 hari ke depan, dengan tetap memperhatikan kelancaran pekerjaan di lapangan.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan agar bantuan yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Selain melihat perkembangan fisik bangunan, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan warga mengenai pelaksanaan program dan manfaat yang mereka rasakan.
Dalam dialog bersama penerima manfaat, sejumlah warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterima. Mereka menilai program BSPS sangat membantu dalam memperbaiki kondisi rumah sehingga dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi keluarga.
Bagi masyarakat penerima manfaat, perbaikan rumah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari di lingkungan tempat tinggal yang lebih layak. Karena itu, warga berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga rumah yang telah diperbaiki bisa dimanfaatkan secara optimal.
Mukhlis Basri mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya melalui pengawalan usulan agar dapat masuk dalam program pemerintah.
Menurut dia, aspirasi masyarakat perlu disampaikan dan dikawal melalui mekanisme yang berlaku agar bantuan pemerintah dapat menjangkau warga yang memenuhi persyaratan.
“Ini merupakan salah satu bentuk perjuangan dan gotong royong. Kami mengajukan serta mengawal usulan masyarakat yang ada di daerah pemilihan kami. Program ini merupakan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Saya menjalankan fungsi untuk mengawal usulan tersebut dan memastikan programnya sampai kepada Bapak dan Ibu yang memang berhak menerima, sesuai kriteria, persyaratan, dan ketentuan yang berlaku,” ujar Mukhlis Basri.
Ia menegaskan bahwa proses pengusulan dan pelaksanaan program harus tetap memperhatikan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, penerima bantuan merupakan masyarakat yang memenuhi kriteria dan bantuan dapat disalurkan sesuai dengan tujuan program.
Mukhlis juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan. Menurutnya, peninjauan secara langsung diperlukan untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan telah berjalan sekaligus memastikan adanya perkembangan yang sesuai dengan rencana.
Melalui komunikasi langsung dengan masyarakat, berbagai informasi mengenai pelaksanaan pembangunan dapat diketahui secara lebih jelas. Dialog tersebut juga menjadi ruang bagi penerima manfaat untuk menyampaikan kondisi yang mereka hadapi selama proses pengerjaan rumah berlangsung.
Dalam kunjungan tersebut, Mukhlis Basri didampingi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Gunawan, serta sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan.
Turut hadir dari unsur pelaksana dan pendamping program, yakni Erwin Iksan, S.T., M.T., selaku PPK Delineasi Pesisir; Danny Mulyadi, S.T., dan Ryan Agusta selaku PIC Kabupaten Lampung Selatan; Toga Asmarantaka, S.T., selaku TA Delineasi Pesisir; serta R. Nofan Hendra A., S.T., selaku Korkab Lampung Selatan.
Sementara itu, Pemerintah Desa Banjar Negeri diwakili oleh Sekretaris Desa Friansyah. Sejumlah warga penerima manfaat BSPS juga hadir untuk mengikuti dialog sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan rumah masing-masing.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antara pihak yang mengawal aspirasi, pelaksana program, pemerintah desa, dan masyarakat penerima manfaat. Sinergi tersebut diperlukan agar proses pelaksanaan program dapat berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 80 persen, penyelesaian 17 rumah penerima manfaat di Desa Banjar Negeri kini memasuki tahap lanjutan. Warga diharapkan dapat terus berpartisipasi dalam proses pembangunan melalui semangat swadaya dan gotong royong, sebagaimana menjadi bagian dari pendekatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan program bantuan perumahan tidak hanya diukur dari jumlah rumah yang mendapatkan bantuan, tetapi juga dari ketepatan sasaran, kualitas hasil pembangunan, dan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Diharapkan, setelah seluruh proses pembangunan selesai, warga penerima manfaat di Desa Banjar Negeri dapat menempati rumah yang lebih layak dan nyaman. Program BSPS juga diharapkan terus mendukung peningkatan kualitas permukiman serta kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.
Dengan pengawalan usulan, koordinasi lintas pihak, serta keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan, pelaksanaan program BSPS di Kecamatan Natar diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi warga penerima bantuan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Komentar