Semarakkan Hari Santri 2026, RMI PCNU Lampung Selatan Gelar Lomba Tata Boga Antar Pesantren di Candipuro

BERITA KBNU • 18 Oct 2026 14:42 • Admin NA • 36 kali dibaca
Semarakkan Hari Santri 2026, RMI PCNU Lampung Selatan Gelar Lomba Tata Boga Antar Pesantren di Candipuro

nataragung.id - Lampung Selatan - Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Rabithah Ma'ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Lampung Selatan menggelar lomba tata boga di Pondok Pesantren Al Hamid, Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Musabaqoh Santri Lampung Selatan (MUSALSAL) 2026 yang diinisiasi RMI PCNU sebagai ikhtiar mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan santri, khususnya di bidang kuliner halal dan ekonomi kreatif pesantren.


Lomba diikuti oleh perwakilan pondok pesantren dan Badan Otonom NU, yakni PP Tribakti Darul Falah Nidhomutholibin, PP Fathul Buldaan, PP Hidayatul Mubtadiin, Fatayat NU, serta Muslimat NU Candipuro.

Para santriwati tampak antusias menampilkan keahlian mengolah hidangan, mulai dari masakan tradisional Nusantara hingga kreasi kuliner modern berbahan lokal. Suasana berlangsung khidmat, meriah, dan penuh ukhuwah sebagai ajang silaturahmi antar pesantren di bawah naungan NU.

Dewan juri terdiri dari Hj. Nunuk Nirwana, S.E. (Muslimat NU Lampung Selatan), Sahabat Mukhoyyaroh, S.Pd.I. (PC Fatayat NU Lampung Selatan), dan Ning Umi Latifah (perwakilan Nawaning). Kriteria penilaian meliputi cita rasa, kebersihan dan kehalalan, estetika penyajian (garnish), serta efisiensi bahan baku.


Ketua RMI PCNU Lampung Selatan, Ust. Robi Gunawan, S.Sos.I., M.Pd., menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi mencari juara, melainkan wasilah untuk menggali potensi santri dan mempererat persaudaraan antar pondok pesantren.

"Melalui lomba ini, santri didorong untuk menunjukkan kemampuan, keterampilan, dan inovasi dalam mengolah makanan. Santri tidak hanya harus unggul dalam tafaqquh fiddin, tetapi juga memiliki life skill, kreativitas, dan kemandirian yang bermanfaat di tengah masyarakat," ungkapnya.

Ia menambahkan, bekal keterampilan hidup (life skill) penting agar santri mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus membuka peluang wirausaha berbasis pesantren, sejalan dengan semangat Hari Santri 2026: Santri Mandiri, Pesantren Berdaya.

Melalui MUSALSAL 2026, RMI PCNU Lampung Selatan berharap kegiatan ini menjadi ruang pengembangan bakat, penguatan ukhuwah Islamiyah, dan peningkatan kapasitas santri Nahdlatul Ulama dalam berbagai bidang kehidupan. (Arif Wijayanti)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

8 + 5 = ?
Berita Terkait