Pujakesuma Lampung Hadiri Mubes VI, Satukan Langkah untuk Kemajuan Organisasi
JAKARTA — Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma Provinsi Lampung menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) VI DPP PKB Pujakesuma yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 18–20 September 2026.
Rombongan DPW PKB Pujakesuma Provinsi Lampung dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKB Pujakesuma Provinsi Lampung, Nuryono. Kehadiran jajaran pengurus Lampung menjadi bagian dari komitmen untuk mengikuti rangkaian Mubes sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi antara pengurus pusat dan daerah.
Mubes VI DPP PKB Pujakesuma yang dimulai pada Jumat (18/9/2026) tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-46 Pujakesuma. Kegiatan dihadiri ratusan pengurus dan utusan Pujakesuma dari berbagai daerah di Indonesia.
Mubes menjadi momentum penting bagi keluarga besar Pujakesuma untuk melakukan evaluasi organisasi, menyusun langkah ke depan, serta mempererat tali silaturahmi antarpengurus dan anggota dari berbagai wilayah.
Ketua DPW PKB Pujakesuma Provinsi Lampung, Nuryono, menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran pengurus Lampung dalam Mubes VI merupakan bentuk dukungan terhadap agenda organisasi sekaligus momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan keluarga besar Pujakesuma.
Menurutnya, forum Mubes tidak hanya menjadi ruang musyawarah organisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menyatukan visi dan langkah Pujakesuma dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma), Agus Andrianto, dalam Mubes VI menyerukan pentingnya menerapkan filosofi Jawa dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.
Agus mengajak seluruh elemen untuk membangun kebersamaan dan bergandengan tangan dalam memberikan kontribusi bagi kepentingan bangsa.
"Kita punya Agrinas, kita punya Perhutani, ada Squad Nusantara, ada Jagatara, ada MPI (Matahari Pagi Indonesia), yuk gandengan tangan," kata Agus saat menghadiri Mubes VI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (18/9/2026).
Ia kemudian menyampaikan filosofi Jawa berupa rukun, raket, reget, dan rumekso sebagai nilai yang dapat menjadi pegangan dalam membangun kebersamaan.
Rukun dimaknai sebagai hidup damai, bersatu, dan menghindari pertengkaran. Raket berarti keakraban, kedekatan, dan keeratan hubungan. Sementara reget bermakna semangat, keseriusan, dan kesungguhan dalam menjalankan sesuatu. Adapun rumekso berarti menjaga, merawat, serta melindungi dengan sungguh-sungguh.
"Jadi filosofi Jawa: rukun, raket, reget, rumekso ini nanti bisa kita kembangkan dengan keluarga-keluarga organisasi-organisasi yang ada, yang lain," tutur Agus.
"Sehingga kita bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara," sambung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tersebut.
Sementara itu, jajaran pengurus DPW PKB Pujakesuma Provinsi Lampung menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh rangkaian Mubes VI hingga selesai. Kehadiran delegasi Lampung diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi serta mempererat hubungan antarpengurus Pujakesuma di tingkat pusat dan daerah.
Melalui momentum Mubes VI dan Harlah ke-46 ini, keluarga besar Pujakesuma diharapkan semakin solid dalam menjaga nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan di daerah maupun tingkat nasional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Komentar