Mutiara Pagi: Tiada Pelindung dan Petunjuk Selain Allah. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

MUTIARA PAGI • 01 Nov 2026 01:12 • Redaksi NATARAGUNG.ID • 28 kali dibaca
Mutiara Pagi: Tiada Pelindung dan Petunjuk Selain Allah. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

nataragung.id - Pamanggilan - Ada manusia yang merasa memiliki banyak tempat untuk berlindung. Mereka mengandalkan kekuasaan, harta, kedudukan, bahkan orang-orang yang dianggap mampu menyelamatkan mereka. Namun, ketika azab Allah datang, semua yang selama ini dibanggakan tidak akan mampu memberikan pertolongan sedikit pun.

Allah menegaskan bahwa orang-orang yang mendapatkan azab-Nya tidak memiliki pelindung selain Dia. Tidak ada seorang pun yang sanggup menghalangi hukuman Allah atau menyelamatkan mereka dari ketetapan-Nya.

Begitu pula dengan petunjuk. Hidayah bukan sesuatu yang bisa diraih hanya dengan mengandalkan kecerdasan atau kekuatan diri sendiri. Ia adalah karunia Allah yang harus senantiasa dimohonkan. Sebab, siapa yang Allah biarkan tersesat, tidak akan menemukan jalan menuju kebenaran di dunia dan jalan menuju surga di akhirat.

{ وَمَا كَانَ لَهُم مِّنۡ أَوۡلِيَآءَ يَنصُرُونَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِۗ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِن سَبِيلٍ }

Dan mereka tidak akan mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Barang siapa disesatkan oleh Allah, maka tidak akan ada jalan keluar baginya (untuk mendapat petunjuk). [Surat Asy-Syura: 46]

Karena itu, jangan pernah merasa aman dengan apa yang kita miliki. Jangan pula merasa bahwa hati kita akan selalu berada di atas petunjuk tanpa pertolongan Allah.

Teruslah memohon agar Allah meneguhkan hati dalam kebenaran, membimbing langkah dalam ketaatan, dan melindungi kita dari kesesatan.

Sebab, sebaik apa pun perjalanan hidup seseorang, ia tetap membutuhkan petunjuk Allah hingga akhir hayatnya. (*/277).

WaAllahu A'lam
_____
✒️ H. Komiruddin Imron, Lc
☀️ Shobahul Khair 
📚 Mutiara Pagi

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

4 + 1 = ?
Berita Terkait