Mutiara Pagi: Jangan Gelisah Dengan Rezeki Esok Hari. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

MUTIARA PAGI 06 Sep 2026 02:36 Admin NA
Mutiara Pagi: Jangan Gelisah Dengan Rezeki Esok Hari. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

nataragung.id - Pemanggilan - Allah Subḥanahu wata'ala berfirman:

وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا ۖ اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

"Dan berapa banyak makhluk bergerak yang tidak membawa rezekinya; Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-'Ankabut: 60)

Lihatlah jutaan makhluk Allah di muka bumi.

Burung-burung tidak memiliki rekening bank.
Semut tidak mempunyai deposito.
Ikan tidak menyimpan tabungan di dasar laut.
Binatang-binatang tidak memiliki kartu ATM.

Namun setiap pagi mereka keluar dari tempat persembunyian, mencari apa yang Allah tetapkan untuk mereka.

Mereka tidak tahu makanan apa yang akan mereka dapatkan hari ini.
Mereka tidak tahu di mana rezeki itu berada.
Tetapi mereka tetap bergerak, berusaha, dan percaya kepada Allah.

Lalu mengapa kita sering begitu gelisah memikirkan rezeki esok hari?

Kita memiliki akal untuk berpikir, tangan untuk bekerja, kaki untuk melangkah, dan doa untuk memohon. Tetapi terkadang hati kita masih dipenuhi ketakutan:

"Bagaimana kalau besok tidak ada rezeki?"

Padahal Dzat yang memberi kita rezeki hari ini adalah Dzat yang sama yang akan memberi rezeki kita esok hari.

Tawakal bukan berarti duduk tanpa usaha.

Burung tetap keluar dari sarangnya.
Petani tetap menanam.
Pedagang tetap berdagang.
Kita tetap bekerja dan berikhtiar.

Tetapi setelah usaha dilakukan, jangan biarkan hati kita bergantung kepada usaha.

Berusahalah dengan tanganmu, tetapi gantungkan hatimu kepada Allah.

Sebab rezeki bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi tentang siapa yang mengaturnya.

Maka jangan habiskan hari ini dengan mencemaskan sesuatu yang belum tentu terjadi esok hari.

Bukankah Allah telah memberi kita rezeki sampai hari ini?

Yang memberi rezeki kemarin tidak akan kehilangan kemampuan untuk memberi rezeki hari ini dan esok hari.

Tenanglah...

Tugas kita adalah berusaha, berdoa, dan bertawakal.

Sedangkan urusan rezeki, serahkan kepada Allah.

Allah sudah menjamin rezeki makhluk-Nya. Yang perlu kita khawatirkan bukan apakah rezeki kita akan datang, tetapi apakah ketika rezeki itu datang, kita masih berada dalam ketaatan kepada-Nya. (*/243).
WaAllahu A'lam

_____
✒️ H. Komiruddin Imron, Lc
☀️ Shobahul Khair 
📚 Mutiara Pagi

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

7 + 8 = ?
Berita Terkait