Mahasiswa KKN UIN Jurai Siwo Lampung di Desa Pancasila Gelar Pelatihan Desain Digital untuk IPNU-IPPNU, Dorong Kreativitas Pelajar di Era Digital

BERITA KBNU 23 Aug 2026 14:35 Admin NA
Mahasiswa KKN UIN Jurai Siwo Lampung di Desa Pancasila Gelar Pelatihan Desain Digital untuk IPNU-IPPNU, Dorong Kreativitas Pelajar di Era Digital

nataragung.id - Lampung Selatan - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Pancasila menggelar Pelatihan Desain Digital bagi IPNU-IPPNU Ranting Desa Pancasila sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kreativitas pelajar dalam memanfaatkan teknologi digital.

Kegiatan yang berlangsung di TPQ Al Fakhriy, Dusun 5, Desa Pancasila, pada Minggu, 22 Agustus 2026, tersebut turut didampingi oleh mahasiswa KKN UIN Jurai Siwo Lampung Desa Pancasila. Pelatihan menghadirkan Dzacky Budi Pratama, S.Pd., Wakil Ketua PAC Ansor Natar, sebagai pemateri.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi kader IPNU-IPPNU untuk mengenal dasar-dasar desain digital, sekaligus memahami bagaimana media visual dapat dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi, publikasi kegiatan, dan dakwah di tengah perkembangan media sosial.

Ketua Ranting NU: Pelajar Harus Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman.

Ketua Tanfidziyah Ranting NU Desa Pancasila, Ust. Gatot Subiyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti dengan peningkatan kemampuan generasi muda.
“Anak-anak IPNU-IPPNU adalah generasi penerus. Karena itu, kita tidak cukup hanya membekali mereka dengan ilmu agama dan organisasi, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Desain digital ini menjadi salah satu bekal agar mereka mampu berkarya dan memberikan manfaat di lingkungan masyarakat.”

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Ranting NU Desa Pancasila dan mahasiswa KKN UIN Jurai Siwo Lampung dalam menghadirkan kegiatan yang edukatif bagi generasi muda.

Ust. Andriyanto: TPQ Harus Menjadi Ruang Tumbuh Generasi Muda.

Sementara itu, Pengasuh TPQ Al Fakhriy, Ust. Andriyanto, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di lingkungan TPQ Al Fakhriy.

Menurutnya, keberadaan TPQ tidak hanya menjadi tempat belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga dapat menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas dan potensi generasi muda.
“Kami sangat bersyukur TPQ Al Fakhriy dapat menjadi tempat berlangsungnya kegiatan positif seperti ini. Anak-anak perlu diberikan ruang untuk belajar berbagai keterampilan. 
Harapannya, ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti di pelatihan, tetapi dapat terus dikembangkan dan digunakan untuk kegiatan organisasi maupun kemasyarakatan.”

Dzacky: Jangan Hanya Menjadi Konsumen, Jadilah Kreator.

Pemateri kegiatan, Dzacky Budi Pratama, S.Pd., menekankan pentingnya generasi muda memiliki kemampuan dalam mengelola media digital secara kreatif dan produktif.

“Hari ini anak muda hidup di tengah derasnya arus informasi. Jangan hanya menjadi penonton dan konsumen konten. Kita harus mulai belajar menjadi kreator, karena melalui desain dan media digital kita bisa menyampaikan gagasan, mempublikasikan kegiatan, bahkan menyebarkan nilai-nilai kebaikan.”

Ia berharap pelatihan tersebut menjadi langkah awal bagi IPNU-IPPNU Desa Pancasila untuk membangun kemampuan desain digital secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pembuatan desain digital.

Pelatihan tersebut diharapkan dapat melahirkan kader IPNU-IPPNU yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi, kreatif dalam berkarya, serta mampu memanfaatkan media digital sebagai ruang edukasi, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dari ruang belajar sederhana di Dusun 5, kreativitas generasi muda Desa Pancasila mulai dirawat—sebab kader masa depan tidak hanya dituntut mampu berbicara, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan melalui karya. (SN)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

9 + 6 = ?
Berita Terkait