Ketua IKAD DPRD Lampung Irene Fransisca Giri Dukung Seruit Battle, Dorong Kuliner Lokal Makin Dikenal

PEMPROV LAMPUNG 29 Aug 2026 04:43 Admin NA
Ketua IKAD DPRD Lampung Irene Fransisca Giri Dukung Seruit Battle, Dorong Kuliner Lokal Makin Dikenal

nataragung.id - Bandar Lampung - Ketua Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) DPRD Provinsi Lampung Irene Fransisca Giri, S.I.Kom., M.H., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Lomba Seruit Battle “Serbet” yang menjadi salah satu rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026.

Menurut Irene, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kreativitas dalam mengolah makanan khas Lampung, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan tradisi kuliner daerah kepada masyarakat secara lebih luas.

“Seruit merupakan bagian dari identitas dan budaya masyarakat Lampung. Karena itu, kegiatan seperti Seruit Battle ini sangat positif karena mampu mengangkat kuliner khas daerah sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas,” ujar Irene, Jumat (28/8/2026).

Ia menilai keterlibatan berbagai unsur masyarakat, organisasi wanita, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perguruan tinggi hingga sektor swasta dapat semakin memperkuat semangat bersama dalam menjaga budaya dan kekayaan kuliner Lampung.

Irene juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menghadirkan kegiatan dengan melibatkan masyarakat dan berbagai stakeholder.

“Ini bukan hanya tentang lomba memasak, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga tradisi nyeruit dan mengan balak agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” katanya.

Kegiatan Seruit Battle “Serbet” berlangsung di Lapangan Saburai, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, dan dilanjutkan dengan aksi kuliner kolosal Mengan Balak atau Makan Besar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., bersama sejumlah unsur organisasi wanita dan stakeholder di Provinsi Lampung.

Irene berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Lampung, sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kuliner khas daerah.

Ia menegaskan, pelestarian kuliner tradisional perlu dilakukan secara bersama-sama agar kekayaan budaya Lampung tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan pariwisata bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini terus berkembang dan menjadi salah satu cara untuk membawa kuliner serta budaya Lampung semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun mancanegara,” pungkasnya. (SMh)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

2 + 8 = ?
Berita Terkait