DPRD Lampung Terima Kunjungan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unila, Bahas Fungsi dan Kewenangan DPRD

PEMPROV LAMPUNG • 06 Oct 2026 07:45 • Admin NA • 31 kali dibaca
DPRD Lampung Terima Kunjungan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unila, Bahas Fungsi dan Kewenangan DPRD

nataragung.id - Bandar Lampung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menerima kunjungan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) untuk memperkuat pemahaman mengenai fungsi, peran, dan kewenangan DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Kunjungan Instansi HMJ Ilmu Pemerintahan Unila dengan tema “Penguatan Pemahaman Mahasiswa terhadap Fungsi, Peran, dan Wewenang DPRD Provinsi Lampung dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah”. Kegiatan berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Senin (5/10/2026).

Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung H. Garinca Reza Pahlevi, S.Kom., MM, Wakil Ketua Komisi I H. Ade Utami Ibnu, SE, Sekretaris Komisi I Hanifah, SE, serta anggota Komisi I H. Ahmad Syafe'i, Putrajaya Umar, Muhammad Reza Berawi, Edward Rasyid, SE, dan Hi. Budiman AS. Turut hadir jajaran Sekretariat dan Tenaga Ahli Komisi I DPRD Provinsi Lampung.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung H. Garinca Reza Pahlevi mengatakan, kunjungan tersebut menjadi ruang untuk saling belajar dan berdiskusi mengenai tugas dan fungsi DPRD, khususnya Komisi I.

“Kunjungan dari adik-adik HMJ Ilmu Pemerintahan Universitas Lampung ini menjadi ruang untuk saling belajar dalam konteks tugas dan fungsi kami di Komisi I DPRD Provinsi Lampung. Kami berdiskusi terkait isu-isu yang berkembang di Provinsi Lampung, sekaligus menyerap berbagai hal yang disampaikan mahasiswa dan menjelaskan keadaan serta persoalan-persoalan yang ada,” ujar Garinca.

Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Lampung Hanifah menilai antusiasme mahasiswa dalam mengikuti dialog menjadi hal positif. Menurutnya, kesempatan tersebut dapat menambah wawasan sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan masa depan.

“Hari ini adik-adik mahasiswa Ilmu Pemerintahan sangat antusias. Banyak hal yang digali mengenai pemerintahan di Provinsi Lampung. Mereka masih memiliki semangat yang tinggi untuk meraih cita-cita, sehingga masukan dan pengalaman yang kami sampaikan dari Komisi I mudah-mudahan dapat menambah ilmu dan menjadi bekal bagi mereka di kemudian hari,” kata Hanifah.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung Hi. Budiman AS mengapresiasi mahasiswa FISIP Unila yang berdiskusi langsung dengan DPRD untuk memahami tugas dan fungsi lembaga legislatif daerah.

“Kita memahami bahwa dalam menuju Indonesia Emas 2045, adik-adik mahasiswa inilah yang akan meneruskan kepemimpinan estafet. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya melihat DPRD dari satu sisi, tetapi juga perlu mengetahui bagaimana tugas dan fungsi DPRD. Alhamdulillah, komunikasi tadi sangat cair dan pertanyaan-pertanyaan mahasiswa dapat dijawab oleh teman-teman DPRD. Mudah-mudahan ini menjadi bekal bagi para mahasiswa,” ujar Budiman.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai pelaksanaan fungsi DPRD, meliputi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah. Pembahasan juga mencakup peran DPRD dalam menyerap, menampung, dan mengungkapkan aspirasi masyarakat melalui fungsi kelembagaan.

Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, siswa dapat menjelaskan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan di lapangan. Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai dinamika kebijakan publik, hubungan kerja DPRD dengan pemerintah daerah, serta proses penyampaian dan pembahasan aspirasi masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran dua arah antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif daerah. Bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan, pengalaman berdialog langsung dengan pimpinan dan anggota DPRD diharapkan dapat memperluas wawasan, membangun pemahaman yang lebih kritis terhadap pemerintahan daerah, serta menjadi bekal untuk berkontribusi dalam pembangunan dan kepemimpinan di masa mendatang. (SMh-hms)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

2 + 6 = ?
Berita Terkait